ukmsrr's Blog

Beranda » robotika » Robot Belajar untuk Berbohong Satu Sama Lain

Robot Belajar untuk Berbohong Satu Sama Lain

robot pembohongPengembangan lebah pejantan pembunuh, membuat banyak orang khawatir dengan adanya robot pembunuh. Sekarang, jika hal tersebut bukanlah suatu hal yang buruk, kita harus mulai waspada dengan kebohongan dan kecurangan yang dilakukan oleh robot.

Dalam sebuah uji coba yang dilakukan di Laboratory of Intelligent Systems – Ecole Polytechnique Fédérale of Lausanne, Swiss, para robot dirancang untuk bekerja sama dalam mencari sumber daya yang bermanfaat dan menghindari sumber daya yang mengandung racun, diajarkan untuk berbohong satu sama lain dalam suatu usaha dalam menyembunyikan sumber daya tersebut.

Uji coba ini melibatkan 1000 robot yang dibagi ke dalam 10 kelompok yang berbeda. Setiap robot dilengkapi dengan sensor, sebuah sinar biru, dan 264-bit kode binary “genome” untuk masing-masing robot, yang memerintah bagaimana caranya untuk bereaksi terhadap rangsangan yang berbeda. Robot generasi pertama diprogram untuk menyalakan sinar saat mereka menemukan sumber daya yang bagus, yang membantu robot-robot lain dalam kelompok untuk menemukannya.

Para robot mendapat poin tinggi jika menemukan dan menaklukan sumber daya yang bagus, dan akan mendapat pengurangan poin jika terus berputar di sekitar sumber daya yang beracun. Poin genome tertinggi adalah 200 yang kemudian secara acak “dipasangkan” dan dimutasi untuk menghasilkan sebuah generasi baru dalam pemrograman. Dalam 9 generasi, para robot akan sangat mahir untuk menemukan sumber daya yang baik, dan berkomunikasi satu sama lain untuk mengarahkan robot-robot lain ke sumber daya baik yang lainnya.

Bagaimanapun, tetap ada sebuah batas pengambilan. Jumlah pengambilan sumber daya yang dibatasi menunjukkan bahwa tidak semua robot bisa mendapat keuntungan saat sumber daya tersebut ditemukan, dan kesesakan dapat dijauhkan dari robot yang pertama kali menemukannya.

Setelah 500 generasi, 60% robot dibentuk untuk menjaga sinar mereka tetap mati ketika mereka menemukan sumber daya yang bagus, mengambil semuanya hanya untuk mereka sendiri. Bahkan pada pemberitahuan selanjutnya, salah satu dari 3 robot dibentuk untuk mencari pembohong dengan mengembangkan perasaan curiga mereka pada sinar tersebut; merupakan kebalikan dari program asli mereka.

Sejauh ini, penelitian memiliki aplikasi lebih dalam menjelaskan evolusi dari perilaku mereka di alam daripada mengembangkan pemrograman baru bagi para robot.

Sumber: popsci.com


2 Komentar

  1. wahyu mengatakan:

    cara membuatnya gimana:(

  2. John mengatakan:

    saya sudah melakukan tips poin 2 dan 3 untuk point 1 menyusul , Aerona

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: