Beranda » E-Learning » PAPAN PCB

PAPAN PCB

PCB (Printed Circuit Board) adalah suatu papan rangkaian tercetak yang terbuat dari bahan ebonite atau fiber glass yang satu atau dua permukaannya dilapisi dengan lapisan tembaga. PCB yang memiliki satu permukaan tembaga disebut single side atau single layer dan tyang memiliki dua permukaan tembaga disebut double side atau double layer.
Fungsi dari lapisan ini adalah sebagai penghantar atau sebagai penghubung antara satu komponen dengan komponen lainnya, atau dengan kata lain sebagai pengganti sistem pengawatan dari rangkaian. Adapun langkah-langkah yang dilakukan didalam pembuatan PCB diantaranya :
1). Perencanaan Lay Out PCB
Dalam pembuatan PCB ini dapat dilakukan dengan cara manual yaitu dengan menggambar secara langsung pada papan PCB dengan tangan ataupun dengan cara menyablon. Pada pembuatan PCB lebih baik menggunakan teknik menyablon karena dengan cara ini akan didapatkan hasil yag lebih bagus dengan track (jalur) yang lebih kecil dan tegas. Selain itu prosesnya juga lebih mudah.
Sebelum menyablon maka perlu dibuat terlebih dahulu ranncangan layoutnya. Untuk membuat lay out PCB ini penulis menggunakan software Protel for Window versi 1.5. Dengan program ini kita dapat mengatur lebar maupun bentuk track, lebar dan bentuk pin (tempat menyolder kaki-kaki komponen) dan juga luas PCB yang dibutuhkan. Dalam software ini telah disediakan bermacam-macam library untuk berbagai macam komponen sehingga kita tidak perlu membuat dan menentukan jarak kaki komponen-komponen itu sendiri.
Setelah selesai maka lay out tersebut dicetak untuk selanjutnya disablon pada papan PCB kosong yang telah disiapkan.
2). Pelarutan PCB
Setelah selesai menggambar layout dengan benar dan disablon ke papan pertinak yang telah bersih yang akan digunakan untuk PCB, maka dilanjutkan dengan proses pelarutan. Proses pelarutan ini dilakukan dengan menggunakan Ferry Chlorida (FeCl3) pada loyang plastic. Larutan dibuat dengan air panas dengan suhu 400 C dengan kepekaan larutan 40%.
Untuk melarutkan, papan pertinak yang sudah berisi gambar layout dimana gambar tersebut sudah dipastikan benar dimasukkan ke dalam larutan Ferry Chlorida (FeCl3). Selanjutnya yang plastic untuk melarutkan tersebut digoyang-goyangkan untuk mempercepat proses pelarutan sehingga seluruh permukaan tembaga yang tidak tertutup oleh gambar layout tersebut larut, kemudian papan pertinak yang telah larut tersebut diangkat dari larutan dan dicuci hingga bersih.
3). Pengeboran
Dilakukan dengan menggunakan mata bor yang berdiameter 1 mm. Untuk mendapatkan hasil yang bagus dalam pengeboran sebaiknya kaki komponen yang akan di bor dibuatkan mata titik bor dengan paku dan palu supaya pada saat melakukan pengeboran tidak meleset, disamping itu posisi tangan dalam memegang bor harus tegak lurus dengan kaki komponen yang akan di bor agar pengeboran tepat berada di tengah-tengah lingkaran.

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 91 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: